CARA MEMBUAT DAN RESEP KETUPAT SAYUR KHAS JAKARTA

Gambar
RESEP KETUPAT SAYUR ENAK KHAS JAKARTA . Sajian sedap kota Jakarta adalah ketupat sayurnya yang enak. Ketupat yang dihidangkan dengan sayur santan dari labu siam. Kadang dilengkapi dengan aneka kreasi olahan semur tahu, kentang atau telur. Tak lupa kerupuk dan bawang goreng untuk taburannya.  BAHAN : 1 buah labu siam, potong korek api 5 lonjor kacang panjang, potong 3 cm 5 buah tahu putih kecil, potong diagonal 6 butir telur rebus 2 lembar daun salam 1 batang serai, memarkan 2 cm lengkuas, memarkan 1 sendok makan ebi, seduh, sangrai, haluskan 1 1/2 sendok makan garam 1/2 sendok makan gula merah sisir 1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk 2.000 ml santan dari 1 butir kelapa 2 sendok makan minyak untuk menumis BUMBU HALUS : 2 buah cabai merah besar 3 buah cabai merah keriting 6 butir bawang merah 3 siung bawang putih 1 cm kunyit, bakar 2 cm jahe 1 sendok teh terasi, goreng 1/2 sendok teh merica bubuk BAHAN PELENGKAP : 6 buah ketupat 100 gram kerupuk kanji 2 1/2 sendok makan bawang goreng un...

Pemanfaatan ban bekas untuk di gunakan agar selektif berhati-hati

 


ILMU CORO. Dalam pemanfaatan untuk menggunakan kembali ban bekas pada sepeda motor kita memang harus lebih selektif dan berhati hati dalam memilihnya sebelum ban bekas tersebut akan dipasang di pakai . Hal tersebut dikarenakan pada sebuah ban apalagi ban bekas pada umumnya mempunyai kondisi antara ban yang satu serta dengan ban lainnya tidak sama, diantara ada yang masih bagus dan juga ada yang  sudah kondisi yang  sudah kurang bagus. Yang namanya ban bekas dapat dipastikan banyak kurangnya, makanya pemilik menggantinya dengan yang baru dan dengan adanya ini semua kita dituntut untuk teliti dan selektif dalam melihat membandingkannya. Nantinya ban bekas yang anda pilih kondisinya lebih bagus dibanding jenis ban bekas lainya yang disediakan. Dan untuk tips keselektifan pemanfaatan dalam memilih ban bekas  adalah sebagai berikut.


A. Mengecek bagian dalam ban tersebut.

Dalam memilih ban bekas yang harus dilihat terlebih dahulu adalah bagian dalam, sebaiknya memilih yang untuk bagian dalamnya masih rata tidak berserat atau mbrudul, sebab untuk ban luar terutama bekas atau batikan yang bagian dalam brudul atau terluka cenderung lebih mudah sekali melukai ban dalam untuk pemakaianya.


B. Melihat bagian luar pada jenis ban bekas.

Pada saat melihat bagian luar ban tersebut pilihlah yang bagian luar tengah ban yang masih muntuk kembanganya, untuk sebuah ban terlebih ban yang sangat sensitif serta rentan menimbulkan suatu kebocoran bahkan mudah tertusuk paku dan lainya biasanya terletak pada bagian tengahnya dengan memilih bagian tengah yang masih muntuk menandakan ban tersebut masih tebal dan dengan demikian dapat meminimalisir terjadinya kebocoran pada ban tersebut.


C. Memilih ban bekas dengan struktur tidak lemas dan tidak kaku.

Apabila memilih ban bekas pilihlah ban yang mempunyai struktur tidak lemas serta juga tidak kaku atau bantat, adapun pada umumnya pada sebuah ban yang mempunyai struktur lemas biasa apabila di isi angin yang sesuai standar atau ukuran tekanan angin cenderung lemes terus atau tidak keras dan apabila tekanan angin terus di tambah dapat membahayakan terhadap ban dalamnya namun apabila memilih ban bekas yang berstruktur kaku serta bantat nantinya pada saat di kendarai menimbulkan tidak nyaman dan cenderung ngegol pada sebuah sepeda motor.


D. Mengecek bagian gelangan ban.

Untuk sebuah jenis ban bekas tidak sedikit dari jenis ban tersebut terdapat pada gelangan sudah tidak seperti njeber, mleot bahkan ada yang untuk kwat patah atau sudah kelihatan keluar. Dan apabila ban dengan kondisi tersebut di pasang nantinya dapat menimbulkan banyak masalah diantara dapat menusuk ban dalam dan menimbulkan kebocoran juga membuat ban tersebut tidak rata untuk garis lingkaran ban dan menyebabkan ban ngegol bahkan membuat ban luar keluar dari pelek karena tidak kekuatan untuk mencokot pelek.  Oleh sebab itu pilih ban batikan yang kawat lingkaran masih utuh.






Postingan populer dari blog ini

Kecelakaan anak meninggal di sungai Purbalingga