CARA MEMBUAT DAN RESEP KETUPAT SAYUR KHAS JAKARTA
Mengenai orang sufi yang tidak terikat dari kecintaan terhadap dunia juga tidak berarti mereka tidak mau bekerja atau menyusahkan orang lain namun mereka tetap berkerja, tetap bersosilisasi berinteraksi dengan sesama. hal itu sebagaimana yang di katakan beliau imam junaid yang mengatakan bahwa tidakkah orang yang hanya berdiam diri di masjid untuk berdzikir melainkan diri orang sufi harus tetap bekerja, tidak menggantungkan dalam mempertahankan hidupnya hanya mengharapkan pemberian orang lain atau kata lain menjadi peminta minta. sebagaimana alkisah dari beliau imam junaid yang suatu ketika beliau akan di beri uang oleh orang, pada saat akan di kasih uang beliau imam junaid bertanya kepada orang yang akan mengasih uang dengan pertanyaan seperti ini kamu memberikan uang sebanyak ini kira kira apakah kamu setelah uang kepada saya apakah masih ada lagi uang yang simpan kemudian jawab orang itu masih ada tenang aja, lalu beliau imam junaid bertanya lagi kira kira dari uang yang banyak ini yang anda berikan ini, apakah anda ingin mengharapkan yang lebih banyak lagi, lalu orang itu menjawab iya aku menginginkanya mendengar jawaban tersebut maka beliau imam junaid berkata ambilah kembali uang tersebut karena anda lebih butuh dari saya. dari kisah tersebut menunjukan kedasyatan atau keluar biasaan dari imam junaid dan ketidak terikataan beliau dengan dunia serta jiwa sufi yang zuhud dan uzlah.
kemudian adanya zuhud dan uzlah bagi seorang sufi yang tepat mengartikanya sehingga hati hati dengan mengimplementasikan kalimat menepi atau menyendiri seperti terdapat kisah yang menarik dari seorang muridnya beliau imam junaid yaitu mengaku sudah sufi tingkat sehingga dia akan menepi atau menyendiri menjauhi keduniaan dengan uzlah atau suhud, ketika sedang menikmati uzlah tiba tiba datang seseorang yang bawa onta lalu berkata mari ikut saya nanti aku antar ke surga kemudian dia ikut di bawa suatu tempat dan di situ banyak orang yang bagus ganteng ganteng, cantik cantik, makanan enak intinya kegembiraan serta kebahagian dan kejadian tersebut sering dilalukan di jemput terus ketempat itu dan kejadian tersebut lalu di ceritakan terhadap muridnya imam junaid yang lainya sampai akhirnya kejadian itu di dengar oleh beliau imam junaid maka di panggilah dia dan berkatakah padanya beliau imam junaid nanti malam kalau kamu di jemput lagi di bawa kesana setelah kamu di sana maka mengucapkanlah laa khaula walaa quwata ilaa bilaa sehingga dia mengikuti petunjuknya beliau imam junaid pada saat dia jemput dan di bawa kesana kemudian di ucapkanlah kalimat yang di perintahkan imam junaid ternyata setelah mengucapkan kalimat tersebut yang terjadi semua keindahan serta kebahagian sirna atau hilang yang ada hanyalah suatu tempat yang di situ ada pembuangan sampah atau tulang tulang yang berserakan. sehingga dari kejadian tersebut imam junaid mengisyaratkan untuk hati hati dalam uzlah atau tirakat dan laku jangan sendirian harus ada pembimbingnya, mengingat yang namanya bisikan itu datangnya bisa dari setan, nafsumu serta dari ALLAH SWT, sehingga hati hati nanti keliru sehinggu di butuhkan seorang pembimbinf
Sekian dari kami atas kekurangan kami mohon maaf dan anggap angin lalu.