CARA MEMBUAT DAN RESEP KETUPAT SAYUR KHAS JAKARTA
Mengenai nasib itu adalah merupakan sebuah ketentuan dari ALLAH SWT yang bersifat menyeluruh, total dan tertulis di lauhul mahfudz yang menjadi ketentuan atau kehendak dari ALLAH SWT terhadap diri kita. sebagai contoh adalah adanya bakat, atau kecenderungan kecondongan dari dalam diri kita yaitu seperti saya suka menghitung, suka menghafal, suka dagang dan suka beternak atau lainya. sedang untuk Takdir adalah merupakan keputusan keputusan dalam hal kasuistik dari sebuah nasib tersebut. misalnya kita sudah merencenakan, menginginkan akan pergi namun tiba tiba ada suatu yang menjadikan kita tidak jadi pergi seperti anak sakit, kendaraan rusak istri punya acara lainya dan sebagainya dan itu di sebut takdir. sehingga kita sebagai manusia temukan dirimu pada diri masing masing, kalau kita suka ternak lakukan dan berjuang menjadi peternak, kemudian kita sebagai peda suka dagang lakukan dan berjuang sebagai pedagang serta jangan sekali kali berkenginan atau mengaharap yang berbeda dari kesukaan atau bakat kita, contoh kita condong suka berdagang tapi ingin atau berlagak ingin jadi peternak, menjadi guru atau jadi lainya. karena itu yakin dan percayalah kepada ALLAH SWT akan menghidupi kita sesuai di bakat, kecendeungan atau kesukaan kita yang terpenting kita setia dan cinta pada diri kita sendiri jangan mudah silau, terpesona dan terpancing terhadap sesuatu yang bukan menjadi nasib, ketentuan dan lauhul mahfuds tertulis dari ALLAH SWT, adapun untuk cara adalah dengan di perhatikan, di amati serta di rasakan di keseharian kita.
Dan untuk dapat membimbing, menuntun dan mengetahui adanya nasib pada diri kita salah satunya adanya sekolah belajar formal di sekolah. Namun yang terjadi pada sebagian masyarakat sekarang ini banyak yang beranggapan bahwa dengan adanya sekolah di simpulkan mampu dalam menentukan nasib pada seseorang. adanya ke angapan kalau ingin jadi orang maka sekolah harus di kedokteran, farmasi, di fisipol, fakultas atau lainya. sebenarnya hal tersebut menyinggung perasaan ALLAH SWT, maka dari itulah carilah diri kita dengan serius dan bersungguh sungguh terima nasib kita karena itu sudah ketentuan terbaik dari ALLAH SWT. jauhkan atau hindari rasa cemburu terhadap orang lain, mulailah dengan pembelajaran, pengajaran, pengetahuan dan pelatihan untuk dapat menemukan keindahan dan tingkat keseimbangan yang luar biasa yang kita alami dalam hidup kita.
Demikian dari kami segala kekurangan mohon maaf dan anggap angin lalu.