CARA MEMBUAT DAN RESEP KETUPAT SAYUR KHAS JAKARTA
Untuk petuah milik, ngendong, lali mempunyai arti adalah apabila kamu telah memperoleh mendapatkan sesuatu, kemudian kamu akan merasa memilikinya dan setelah merasakan memilikinya lalu kamu akan lupa terhadap hakekatnya. Pemikiran atau anggapan seperti ini banyak sekali di jumpai pada masyarakat modern, Pada masyarakat modern hampir semua, sebagian besar berpola pikir dengan lebih cenderung condong pada materiil yaitu uang, harta, benda dan kemewahan sehingga banyak menghabiskan waktunya untuk mengejar materi dengan segala upaya untuk mendapatkanya tanpa kenal waktu, kenal usia, kenal profesi bahkan dapat menhalalkan segala cara yang terpenting mendapatkan materi sebanyaknya, setelah itu semua terwujud selanjutnya munculah perasaan bangga, sombong dan memamerkan agar mendapatkan sanjungan atau pujian dari orang orang sekelilingnya dengan lupa diri bahwa itu hasil jerih payahnya sendiri. Padahal pada hakekatnya semua itu milik ALLAH SWT baik itu hartanya, uangnya, segala kemewahanya bahkan dirinya sendiri, sebagai mana firman ALLAH SWT yang artinya kamu manusia bahwa kamu, ra bisa apa apa, kamu ra nduwe apa apa dan kamu itu ra ono dalam bahasa indonesia bahwa manusia itu tidak bisa apa apa, manusia itu tidak punya apa apa dan kamu manausia tidak ada, dari itu penjelasanya sebenarnya manusia tidak bisa apa apa tanpa kehendak ALLAH SWT, kemudian manusia juga tidak punya apa apa itu semua itu hanya titipan ALLAH SWT, termasuk yang ada pada dirinya baik itu tangan, kaki, mata, mulut serta sebagainya dan sebenarnya kamu manusia itu akan kembali kepada ALLAH SWT,
Dengan manusia mengerti semua dalam hidupnya karena kehendak ALLAH SWT banyak sekali keuntungan atau manfaatnya.
1. Lebih ikhlas dan pasrah kepada ALLAH SWT.
2. Tidak sobong dan takabur.
3. Jauh dari riya atau pamer.
4. Takut berbuat yang di larang oleh ALLAH SWT.
5. Lebih amanah karena semua itu titipan ALAH SWT.
6. Lebih tenang dan tenteram.
7. Suka bersedekah apabila berkelebihan harta.
8. Menghargai atau menghormati orang lain.
Demikian dari kami atas salah kata kami mohon maaf dan anggap angin lalu.